by

Aparat Bandara Soetta Gagalkan Penyelundupan 72. 000 Benih Lobster

BANDARA SOETTA (OneBanten) – Aparat gabungan dari Polres Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Bea Cukai, dan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan hasil Perikanan (BKIPM) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 72.290 ekor benih bening lobster (BBL) atau benur ke Singapura.

Benih lobster atau benur yang berhasil diamankan aparat gabungan Polres Bandara Soetta itu rencananya akan diselundupkan ke Singapura melalui kargo pesawat Garuda Indonesia.

Dalam pernyataannya, Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta, Kompol Ahmad Alexander Yurikho membenarkan adanya upaya penyelundupan benih lobster atau benur tersebut.

Namun, Alexander belum bisa memberikan keterangan lebih rinci lantaran masih dalam proses penyelidikan.

“Ya benar ribuan benur yang akan diselundupkan itu sudah kita amankan,” kata dia, Rabu (7/4/2021) singkat.

Sementara itu, Kepala Badan Karantina Ikan Pengendali Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Rina mengatakan, penyelundupan itu mengirim benih lobster atau benur dilakukan dengan cara menggunakan invoice berupa sayuran.

Benih Lobster tersebut, lanjut Rina, dikemas ke dalam 74 koli, dimana 34 koli diantaranya dicampur dengan selada air dan dimasukkan ke dalam 255 kantong plastik.

Menurut Rina, penyelundupan itu terkuak, berdasarkan kecurigaan petugas yang melihat kejanggalan dalam paket yang berada di lini satu kargo 530 Bandara Soetta.

“Mereka pakai invoice sayuran, ada yang 40 koli berisi ubi dan buncis. Packing menggunakan box sterofoam,” urainya.

Aparat gabungan BKIPM, Polres Bandara Soetta, dan Bea Cukai pun, kata dia, akhirnya berhasil mengamankan  benih Lobster tersebut.

Selanjutnya, Balai Besar KIPM Jakarta 1 melakukan pencacahan sekaligus berkoordinasi dengan Loka Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (LPSPL) Serang guna pelepasliaran.

Berdasarkan hasil pencacahan, benih Lobster ini terdiri dari 72.105 ekor jenis pasir dan jenis mutiara sebanyak 185 ekor.

“Sudah kita hitung dan koordinasikan untuk pelepasliaran,” jelas Rina.

Rina memastikan, jajarannya juga telah mengantongi identitas pengirim paket.

Dia mengingatkan, aparat gabungan akan terus menindak para pelaku penyelundupan benih Lobster atau benur sekaligus memperkuat pengawasan, terutama di pintu-pintu keluar-masuk komoditas kelautan dan perikanan. (Jack)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed