Menu

Mode Gelap
Diduga Berkelahi, Santri Ponpes di Jayanti Meninggal Dunia Perkuat Komitmen, DPRD Teken Pakta Integritas dengan Kejari Kabupaten Tangerang Ratusan Anak Ikuti BIAN di Kelurahan Kelapa Dua Tersangka Kasus Pupuk Kembalikan Uang Negara Rp110 Juta FOPKIA dan PWI Kabupaten Tangerang Teken MoU

HUKRIM · 19 Jun 2021 13:39 WIB ·

Miris! Nenek 60 Tahun di Mauk Diperkosa Seorang Sopir Angkot


 Ilustrasi. Perbesar

Ilustrasi.

KABUPATEN TANGERANG (OneBanten) – Jajaran Polsek Mauk Polresta Tangerang Polda Banten meringkus seorang pria berinisial MB (24), Kamis, 17 Juni 2021. Pria yang berprofesi sebagai sopir angkot ini diciduk lantaran diduga telah melakukan tindak pidana pemerkosaan.

Ironisnya, korban pemerkosaan MB adalah seorang nenek berusia 60 tahun yang tunanetra dan tidak lain masih tetangganya. Korban dan terduga pelaku tinggal di wilayah Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

“Terduga pelaku sudah diamankan di Polsek Mauk guna menghindari hal yang tidak diinginkan dan untuk menjalani pemeriksaan,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, Sabtu, 19 Juni 2021.

Wahyu menerangkan kronologis peristiwa itu. Kata Wahyu, kejadian itu terjadi pagi hari sekira jam 5. Saat itu, anak korban berinisial RS (28) membeli nasi uduk dan membiarkan pintu rumah dalam keadaan setengah terbuka. Di dalam rumah, kata Wahyu, hanya ada korban seorang diri.

“Terduga pelaku melihat pintu rumah korban dalam keadaan terbuka sedikit, kemudian pelaku masuk langsung menggiring korban ke kamar kemudian melakukan pemerkosaan korban dalam keadaan tidak berdaya,” ujar Wahyu.

Dikatakan Wahyu, korban tidak bisa melakukan perlawanan karena selain usia yang sudah lanjut, korban juga merupakan tunanetra. Kondisi inilah yang dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.

Saat pelaku masih beraksi, anak korban kembali dari warung dan melihat sepasang sandal di depan pintu. Anak korban merasa curiga langsung bergegas memasuki rumah. Pelaku yang kaget langsung buru-buru keluar dari kamar dan kemudian melarikan diri.

“Anak korban mendapati korban dalam keadaan tidak menggunakan celana dan pada celana korban terdapat noda atau cairan mirip sperma diduga sperma pelaku,” terang Wahyu.

Anak korban pun langsung mendatangi Ketua Rukun Tetangga (RT) dan perangkat setempat. Kemudian peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Mauk. Polisi yang mendapat laporan langsung bertindak cepat mengamankan pelaku.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 285 dan/atau 286 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” tandasnya. (Ramzy)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polisi Tetapkan Satu Anak Pelaku Penganiayaan Santri Ponpes di Jayati

9 August 2022 - 06:12 WIB

Polisi Tetapkan Satu Anak Pelaku Penganiayaan Santri Ponpes di Jayati

Tersangka Kasus Pupuk Kembalikan Uang Negara Rp110 Juta

28 July 2022 - 07:20 WIB

Biadab! Ayah Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun

18 July 2022 - 11:47 WIB

Biadab! Ayah Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun

Jadi Buronan Korupsi, Eks Kades Bonisari Dicekal ke Luar Negeri

13 July 2022 - 12:36 WIB

Polisi Ringkus Dua Pelaku Pencurian Kabel Optik di Panongan

7 July 2022 - 05:53 WIB

Peras Warga, Polisi Gadungan Ditangkap di Tigaraksa

30 June 2022 - 08:03 WIB

Peras Warga, Polisi Gadungan Ditangkap di Tigaraksa
Trending di HUKRIM