by

Polda Banten Tangkap Terduga Pemalsu Sertifikat Tanah, Ada Sitaan KPK?

SERANG (OneBanten) – Ditreskrimum Polda Banten telah menangkap tersangka terkait laporan dugaan pemalsuan sertifikat tanah atau penggelapan hak atas barang tidak bergerak di Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok, Kota Serang.

Satgas Mafia Tanah telah menangkap tersangka inisial RTM (63) di Dragong, Taktakan, yang bekerja sebagai wiraswasta.

Dirreskrimum Polda Banten Kombes Pol Ade Rahmat Idnal mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari laporan Sugianto Lukman (alm) kepada Satgas Mafia Tanah Polda Banten membeli beberapa bidang tanah di Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok dalam 825 AJB pada tahun 1993-1997 seluas 182 Ha dan belum pernah diperjualbelikan kepada pihak lain.

“Di tanah itu, tumpang tindih atas hak kepemilikan salah satunya adalah 7 bidang tanah yang disita KPK,” ucap Ade saat konferensi pers di Mapolda Banten, Kota Serang, Rabu, 29 September 2021.

Polda, sambungnya, sedang koordinasi dengan KPK karena di lahan itu sedang terjadi pembangunan proyek perumahan. Pihak pengembang mengaku mendapatkan izin untuk pembangunan sedangkan di satu sisi ada sebagian kecil tanah dijadikan sitaan KPK.

“Ada kaitannya dengan lahan KPK. Kami akan berkoordinasi dengan pihak KPK. Kami sudah beberapa kali berkoordinasi dengan KPK, 9 September kami sudah membalas surat, 23 September yang kebetulan objek tanah beberapa akta dan ada beberapa naik ke sertifikat,” jelasnya.(Hen/zie)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed