Menu

Mode Gelap
Diduga Berkelahi, Santri Ponpes di Jayanti Meninggal Dunia Perkuat Komitmen, DPRD Teken Pakta Integritas dengan Kejari Kabupaten Tangerang Ratusan Anak Ikuti BIAN di Kelurahan Kelapa Dua Tersangka Kasus Pupuk Kembalikan Uang Negara Rp110 Juta FOPKIA dan PWI Kabupaten Tangerang Teken MoU

HUKRIM · 25 Jan 2022 12:33 WIB ·

Penyelundupan Sabu Cair Asal Meksiko Gagal Masuk Indonesia


 Polisi saat memperlihatkan barang bukti sabu cair yang disita dari pelaku. Perbesar

Polisi saat memperlihatkan barang bukti sabu cair yang disita dari pelaku.

KOTA TANGERANG (OneBanten) – Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Tangerang Kota menggagalkan penyelundupan sabu cair sebanyak 4 liter yang berasal dari Meksiko.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, sabu cair itu dikirim dari Meksiko menggunakan paket kargo di Bandara Soekarno-Hatta. Paket itu sedianya akan dikirimkan ke Cengkareng, Jakarta Barat, dengan penerima seorang warga negara Indonesia (WNI).

“Kami mengungkap kasus narkotika jenis sabu cair sebanyak 4 liter. Ini merupakan jaringan internasional berasal dari Meksiko dan terhubung dengan orang di Jakarta,” ujarnya, Selasa, 25 Januari 2022.

Tim penyidik lalu menangkap tersangka RK (28) pada Senin, 17 Januari 2022 di Kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Bersamaan dengan tersangka, polisi mengamankan barang bukti sebanyak 12 botol yang notabene mengandung metafetamin yang dapat diolah menjadi narkotika jenis sabu cair.

“Selain meringkus tersangka, sejumlah barang bukti juga diamankan di antaranya, narkotika jenis sabu cair sebanyak 12 botol dengan masing berat 500 mililiter,” tuturnya.

Adapun peredaran sabu cair ini merupakan jaringan internasional dan dikirim menggunakan jasa pengiriman barang antar negara. Sabu tersebut nantinya akan dipadatkan menjadi sabu bentuk kristal.

“Dikirim melalui Bandara Soetta, kemudian diantar melalui jasa pengiriman dengan alamat tujuan Jakarta untuk diproses dan diedarkan di Jakarta,” tuturnya.

Atas perbuatannya, kata Endra, tersangka dipersangkakan dengan Pasal 114 ayat (2) Subs. Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati, seumur hidup atau paling singkat 6 Tahun dan Paling lama 20 tahun.(Ramzy)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polisi Tetapkan Satu Anak Pelaku Penganiayaan Santri Ponpes di Jayati

9 August 2022 - 06:12 WIB

Polisi Tetapkan Satu Anak Pelaku Penganiayaan Santri Ponpes di Jayati

Tersangka Kasus Pupuk Kembalikan Uang Negara Rp110 Juta

28 July 2022 - 07:20 WIB

Biadab! Ayah Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun

18 July 2022 - 11:47 WIB

Biadab! Ayah Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun

Jadi Buronan Korupsi, Eks Kades Bonisari Dicekal ke Luar Negeri

13 July 2022 - 12:36 WIB

Polisi Ringkus Dua Pelaku Pencurian Kabel Optik di Panongan

7 July 2022 - 05:53 WIB

Peras Warga, Polisi Gadungan Ditangkap di Tigaraksa

30 June 2022 - 08:03 WIB

Peras Warga, Polisi Gadungan Ditangkap di Tigaraksa
Trending di HUKRIM