Menu

Mode Gelap
Diduga Berkelahi, Santri Ponpes di Jayanti Meninggal Dunia Perkuat Komitmen, DPRD Teken Pakta Integritas dengan Kejari Kabupaten Tangerang Ratusan Anak Ikuti BIAN di Kelurahan Kelapa Dua Tersangka Kasus Pupuk Kembalikan Uang Negara Rp110 Juta FOPKIA dan PWI Kabupaten Tangerang Teken MoU

HUKRIM · 20 May 2022 11:08 WIB ·

Polres Kota Tangerang Amankan lima Tersangka Pencuri Kerupuk Senilai Rp3 Miliar


 Ilustrasi. Perbesar

Ilustrasi.

KABUPATEN TANGERANG (OneBanten) – Kepolisian Resor (Polres) Kota Tangerang, mengamankan lima orang tersangka berinisial YS, UW, SM, SH dan AY yang melakukan penggelapan dan penadahan barang curian di pabrik kerupuk milik PT Tanindo Prima Multi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang, Kompol Zamrul Aini mengatakan penangkapan kelima tersangka berawal dari laporan manajemen pabrik yang mendapati barangnya berkurang.

“Pihak manajemen sudah mulai curiga terhadap salah satu karyawan yang diduga melakukan penggelapan. Setelah kami terima laporannya, langsung di selidiki,” katanya, Jumat, 20 Mei 2022.

Setelah dilakukan penyelidikan pihaknya menemukan adanya seorang staf gudang berinisial YS serta dua supir berinisial SM dan UW yang melakukan penggelapan.

“Satu staf dan dua supir kami tetapkan menjadi tersangka dalam kasus ini. Ketiganya bekerjasama mengeluarkan barang dari gudang tanpa surat jalan, kemudian di simpan disalah satu kontrakan di daerah Pasar Kemis,” jelasnya.

Kemudian, barang dari hasil penggelapan tersebut dijual kepada langganan yang biasanya membeli ke PT Tanindo Prima Multi dengan harga murah.

“Selain satu orang staf dan dua supir, kami amankan juga dua penadah berinisial SH dan AY,” tuturnya.

Dari pengakuan SH dan AY keduanya tergiur membeli kerupuk kepada YS karena ditawarkan dengan harga yang jauh lebih murah.

Zamrul menjelaskan, dalam sekali melakukan aksinya ketiga tersangka tersebut mampu mengeluarkan 500-1.000 bal kerupuk dari gudang tanpa surat jalan.

“YS itu mempersiapkan barang dari gudang. Biasanya dalam sekali beraksi bisa 500 sampai 1.000 bal kerupuk diangkut keluar dari gudang tanpa surat jalan,” jelasnya.

Setelah barang disiapkan oleh YS, dua tersangka lain yakni supir bertugas mengangkut dan mengantarkan kerupuk hasil penggelapan tersebut ke sebuah kontrakan di daerah Kuta Bumi, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

“Jadi sebelumnya mereka ini sudah mempersiapkan tempat penyimpanan barang hasil penggelapan tersebut. Kemudian setelah barang berhasil keluar dari gudang, mereka mengantar barang tersebut ke kontrakan,” ungkapnya.

Akibat penggelapan tersebut, PT Tanindo Prima Multi mengalami kerugian sebesar Rp 3 miliar.

“Dari hasil audit perusahaan kerugian sekitar Rp 3 miliar. Angkanya sebesar itu karena penggelapan tersebut sudah berlangsung selama 8 tahun,” ungkapnya.

Tak hanya para tersangka, pihak kepolisian juga mengamankan beberapa barang bukti seperti, rekaman CCTV, dua kendaraan roda empat, 1.000 bal kerupuk dari dalam kontrakan dan uang tunai sebesar Rp 83 juta.

“Kendaraan yang diamanakan adalah satu truk pengangkut kerupuk dan satu mobil milik salah satu tersangka yang dibeli menggunakan uang hasil kejahatan. Sementara uang Rp 83 juta disita dari tangan tersangka,” tandasnya.

Untuk diketahui, penggelapan barang berupa kerupuk tersebut terjadi sejak tahun 2014 hingga Maret 2022.(Ramzy)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polisi Tetapkan Satu Anak Pelaku Penganiayaan Santri Ponpes di Jayati

9 August 2022 - 06:12 WIB

Polisi Tetapkan Satu Anak Pelaku Penganiayaan Santri Ponpes di Jayati

Tersangka Kasus Pupuk Kembalikan Uang Negara Rp110 Juta

28 July 2022 - 07:20 WIB

Biadab! Ayah Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun

18 July 2022 - 11:47 WIB

Biadab! Ayah Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun

Jadi Buronan Korupsi, Eks Kades Bonisari Dicekal ke Luar Negeri

13 July 2022 - 12:36 WIB

Polisi Ringkus Dua Pelaku Pencurian Kabel Optik di Panongan

7 July 2022 - 05:53 WIB

Peras Warga, Polisi Gadungan Ditangkap di Tigaraksa

30 June 2022 - 08:03 WIB

Peras Warga, Polisi Gadungan Ditangkap di Tigaraksa
Trending di HUKRIM