by

BNNP Banten Musnahkan 1,3 Kg Ganja dan 1 Kg Sabu

SERANG (OneBanten) – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten memusnahkan Narkotika jenis ganja dan sabu hasil pengungkapan kasus pada Januari tahun ini.

Aksi pemusnahan barang haram tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BNNP Banten Hendri Marpaung, dan dihadiri perwakilan dari Polda dan Kejati Banten.

“Pemusnahan ini hasil dari pengungkapan 2 kasus. Kalau ganja itu seberat 1,3 kg yang ada di Kota Cilegon. Sementara sabu seberat 1 Kg itu yang di Bandara Soekarno Hatta,” ungkapnya, Kamis, 18 Februari 2021.

Dia menjelaskan, pengungkapan sabu itu bermula saat ada informasi akan ada pengiriman ganja pada 13 Januari 2021 dengan menggunakan pengiriman jasa giro dan pos.

“Kemudian kami melakukan control delivery, barang itu tiba di kantor pos, dan kita dapat informasi barang tersebut akan diantar ke alamat tujuan. Belum sampai sana, sindikat sudah menghubungi pihak pos dan giro dengan menunjukan resi pengiriman,” kata Hendri.

“Kita melakukan penangkapan. Ketika kita interogasi, kita kembangkan bahwa barang ini bukan miliknya, tetapi hanya diperintahkan. Akhirnya tersangka pertama ini menunjukan satu rumah yang beralamat di Jalan Raya Grend di salah satu perumahan di Cilegon,” ucapnya.

Kemudian pihaknya melakukan penggeledahan, sambungnya, dan para tersangka kedua ini yang berada di rumah tidak melakukan perlwanan dan mereka mengakuinya.

“Yang bersangkutan sudah menerima pengiriman dari Aceh sebanyak 4 kali, ini yang ke 5 kali. Kami geledah dan menemukan ada tanaman ganja yang ditanam di pot bunga. Ganja ini ditanam melalui media bijii dari ganja yang beberapa kali dikirim,” katanya.

Sementara kalau sabu, lanjut Hendri, pengungkapan kasus pada 22 Januari 2021, bermula pihaknya mendapat informasi dari masyarakat akan adanya pengiriman narkoba jenis sabu di Bandara Soetta.

“Jadi ini modusnya barang tersebut dibawa oleh tersangka dari Bandara Kualanamo menuju Bandara Soeta. Kami akhirnya menemukan 2 tersangka, dan barang haram tersebut ditaro di sepatu. Jadi semuanya 1 Kg, masing-masing sepatu ada 250 Gram,” jelasnya.

Dia menjelaskan, para tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) dan pasal 111 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman kurungan paling sebentar 4 tahun, 20 tahun, seumur hidup bahkan hukuman mati.

“Dengan adanya pengungkapan ini kita dapat menyelamatkan sebanyak 9 ribu orang,” tandasnya.(zie)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed