by

Umumkan Skuad dan Kampanye Musim Baru, Persita Siap Tancap Gas

KABUPATEN TANGERANG (OneBanten) – Setelah sekitar satu setengah tahun terhenti karena efek pandemi COVID-19 yang melanda, akhirnya kompetisi sepak bola kasta tertinggi di negeri ini kembali siap digelar mulai 27 Agustus 2021. Bertajuk BRI Liga 1 2021/2022, kompetisi ini menjawab kerinduan insan sepak bola dalam berlaga di pertandingan resmi, termasuk Persita.

Skuad Persita sudah memulai persiapan jauh hari sebelum kompetisi digulirkan. Dimulai dari keikutsertaan di turnamen Piala Menpora 2021 di Maret-April lalu. Meski tidak memetik hasil maksimal, tapi Persita kembali ke Tangerang dengan kepala tegak karena telah meraup banyak pengalaman dan kesempatan bermain selama di turnamen tersebut yang berkontribusi
pada persiapan tim secara keseluruhan.

Setelah Piala Menpora, skuad Persita yang waktu itu belum komplit, menjalani program Training Camp (TC) selama dua pekan di Yogyakarta, akhir Mei 2021. Hasilnya pun dinilai positif, terutama dalam urusan mengasah fisik dan taktikal serta mental.

“Tentunya poin-poin dasar di sepak bola yang mengacu kepada kompetisi itu yang sudah menunjukkan progress yang bagus saat TC kemarin. Contohnya di dalam taktikal, terus kondisi fisik pemain waktu itu ya. Waktu itu sudah menunjukkan sikap yang bagus, progres yang bagus,” ungkap Pelatih Kepala Persita Widodo C. Putro.

Melanjutkan program TC, Persita pun menggelar serangkaian uji coba. Dari beberapa uji coba melawan tim Liga 1, Liga 2 dan tim lokal, tak satu kali pun Persita kalah dipertandingan.

Tentu ini jadi modal yang baik bagi Persita untuk mengarungi kompetisi. Dua hari jelang bergulirnya pertandingan perdana BRI Liga 1 2021/2022, Persita resmi merilis daftar skuad musim ini. Persita sendiri baru akan bertanding di pertandingan kedua pekan pertama BRI Liga 1 2021/2022 dan akan langsung bertemu tuan rumah Persipura Jayapura di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

Tiga puluh pemain akan mengisi jajaran skuad Pendekar Cisadane musim ini. Dari 30 pemain tersebut, Persita memaksimalkan kuota pemain asing yang berjumlah empat orang. Daftar pemain musim ini juga diramaikan dengan promosi beberapa pemain muda dari skuad Persita
U-20 yang mendapatkan kesempatan bergabung dan menjaring pengalaman bermain bersama para seniornya.

“Ini adalah bagian dari komitmen Persita untuk bisa mencetak bibit-bibit unggul sepak bola. Nantinya mereka akan dievaluasi terus-menerus performanya oleh tim pelatih. Semoga tetap konsisten dan bisa mengimbangi standar permainan seniornya,” ungkap I Nyoman Suryanthara, Manajer Tim Persita.

Tetap Mengenakan Jersey Musim Lalu

Sementara itu, berbeda dengan musim lalu saat Persita mengawali Liga 1 2020 dengan rangkaian launching logo, jersey dan skuad baru, maka musim ini manajemen Persita Tangerang memutuskan untuk tetap mengenakan jersey musim lalu. Keputusan ini tentu tidak diambil dengan mudah.

Salah satu pertimbangannya adalah dari para sponsor dan partner yang terlibat.

“Syukur alhamdulillah, musim ini Persita kembali bekerja sama dengan para sponsor dan partner yang juga tetap setia mendukung Persita dari musim lalu. Ada INDOMILK, INDOMIE, MOYA, AETRA TANGERANG dan KRATINGDAENG sebagai sponsor. Dan ada PALANG MERAH INDONESIA, SOS CHILDREN’S VILLAGES INDONESIA dan RS PREMIERE BINTARO sebagai partner.

“Karena semuanya masih berkomitmen
mendukung perjuangan Persita, maka kami putuskan untuk tetap mengenakan jersey musim lalu dengan logo para sponsor dan partner,” ungkap Evelyn Cathy, Direktur Komersial Persita Tangerang.

Tiga jersey yang masih menjadi identitas utama para Pendekar Cisadane musim ini adalah jersey berwarna ungu (kandang), putih (tandang) dan pink (jersey ketiga).

“Memang desain jersey masih menggunakan desain lama. Tapi meskipun menggunakan desain lama, semangat para Pendekar tidak luntur dan malah makin membara untuk berjuang demi lambang obor di dada,” tambah Cathy.

Di tengah situasi penuh ketidakpastian akibat pandemi, Persita cukup berbangga bisa menjadi salah satu klub sepak bola yang tetap beroperasi secara maksimal meski kompetisi sempat terhenti.

“Kami bersyukur, meski di tengah pandemi yang masih berlangsung saat ini, para sponsor dan partner Persita tetap menunjukkan dukungan dan komitmen mereka. Semoga ini jadi modal yang positif untuk Persita musim ini dan semoga Persita bisa meraih prestasi terbaik,” kata Cathy lagi.

Musim Baru, Kampanye Baru

Menandai bergulirnya musim kompetisi yang baru ini, Persita pun merilis kampanye terbarunya bertajuk #TERU5KANP3RJUANGAN.

Kampanye ini nantinya akan muncul di
semua output konten digital, infrastruktur, fasilitas dan merchandise Persita selama musim 2021-2022. Kampanye ini sekaligus mengganti kampanye terdahulu yakni
#SATUKAN53MANGAT yang terbukti efektif membangun brand image Persita menjadi lebih baik lagi.

Lewat kampanye #SATUKAN53MANGAT, Persita sempat meraih dua penghargaan di ajang bergengsi Marketing Award 2020 untuk kategori The Best in Marketing Campaign serta The Best in Social Marketing. Untuk kategori The Best in Marketing Campaign, Persita dinilai sukses mengusung kampanye bertema #Satukan53mangat yang terbukti meningkatkan brand performance Persita lewat kanal media sosial, event komunitas serta konten-konten kreatif.

Sinergi dari kampanye ini tentu berhasil meningkatkan brand awareness Persita sekaligus juga meningkatkan penjualan merchandise, ticketing dan membership yang terdaftar resmi. Sementara untuk kategori The Best in Social Marketing, Persita pun dinilai unggul lewat kampanye #GoalforChildren, hasil kolaborasi bersama SOS Children’s Villages Indonesia, partner yang sudah sejak musim 2019 bekerja sama dengan Persita. Rangkaian aktivitas online dan offline yang melibatkan anak-anak asuhan SOS Children’s Villages Indonesia terbukti memberikan brand image yang postif untuk klub kebanggaan Tangerang
ini. Mulai dari Coaching Clinic di lapangan, Coaching Clinic Virtual hingga proyek kolaborasi merchandise.

Musim ini, dengan harapan serupa bisa menyamai kesuksesan kampanye musim lalu, Persita merilis kampanye #TERU5KANP3RJUANGAN.

“Kami bersyukur, meski musim lalu
kompetisi tidak berjalan seperti yang kita inginkan, tapi di sisi lain Persita bisa tetap meningkatkan brand awareness lewat kampanye dan program marketing yang berjalan baik meski tanpa kompetisi. Perjuangan di musim lalu tidak akan pernah kami lupakan. Meski berat tapi Persita bisa melewatinya dengan baik hingga saat ini. Karena itulah kami melahirkan gagasan kampanye #TERU5KANP3RJUANGAN sebagai upaya kami meneruskan banyak hal-hal baik yang sudah dilakukan tidak hanya di musim lalu tapi juga di musim-musim sebelumnya. Tidak hanya diteruskan tapi juga perjuangan ini harus dimaksimalkan untuk bisa meraih hasil yang maksimal juga,” kata Ahmed Rully Zulfikar Presiden Persita Tangerang.

Meneruskan perjuangan di dalam lapangan lewat hasil yang baik di setiap pertandingan dan juga memaksimalkan perjuangan di luar lapangan lewat program marketing online dan offline, esports, merchandise, store jadi fokus utama Persita musim ini sejalan dengan kampanye #TERU5KANP3RJUANGAN.

“Tak hanya itu, perjuangan yang juga tak kalah penting adalah meneruskan proyek infrastruktur Persita seperti training ground yang sudah bisa berfungsi dengan baik dan akan terus dimaksimalkan lagi,” tutupnya.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed