by

Kekompakan jadi Modal Utama Lawan Arema FC

SLEMAN (OneBanten) – Sukses mengamankan poin maksimal di laga kandang pekan kedelapan melawan Persikabo pekan lalu, kini Persita tancap gas untuk kembali fokus di laga pekan kesembilan. Kali ini, Persita yang bertindak sebagai tim tandang, siap meladeni perlawanan tim tuan rumah Arema FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta.

Tampil brilian di laga pekan lalu, Persita kembali menargetkan bisa mencuri poin di pertandingan besok. Apalagi, Persita mungkin sedikit unggul jika dilihat dari masa persiapan, karena memiliki waktu recovery lebih panjang satu hari ketimbang Arema FC.

Tapi apapun itu, Pelatih Kepala Persita, Widodo Cahyono Putro menaruh kepercayaan besar pada skuadnya untuk bisa menampilkan permainan terbaik besok.

“Kami sudah persiapan pasca kemarin kita bisa memenangkan pertandingan dan persiapan yang kemarin kita lakukan tentunya ada evaluasi. Dan tentunya melihat rekaman-rekaman video tentunya lawan, Arema. Jadi kami sudah mempersiapkan tim dan kami siap untuk pertandingan besok,” ujar Widodo, Selasa, 26 Oktober 2021.

Namun tampaknya Persita harus rela kehilangan striker andalannya, Alex Goncavles, di laga melawan Arema FC besok. Terkendala akumulasi kartu kuning, Alex dipastikan absen.

“Yang jelas Alex karena akumulasi kartu. Terus Harrison kemarin sedikit ada cedera di paha. Terus kita mau melihat perkembangannya Harrison sampai besok pagi. Kalau Irsyad saya kira normal, tidak ada kendala apa-apa. Dia bisa dipastikan lah (main),” tambah Widodo.

Laga Arema FC melawan Persita diperkirakan akan berjalan seru dan apik. Karena masing-masing tim punya catatan yang unik. Arema masih bisa menjaga clean sheet dan belum kebobolan di lima laga terakhir.

Sementara Persita juga sukses mencetak gol di setiap pertandingan hingga pekan kedelapan lalu. Melihat data ini, Widodo mengaku sudah memegang kunci kelemahan Arema.

“Ya pastinya kita kan sudah ada evaluasi juga. Tentang baik tim kita maupun tim Arema. Itulah yang daya tarik dari sepak bola. Di satu sisi mungkin tim lawan belum kebobolan dan di satu sisi, kami setiap pertandingan bisa mencetak gol. Tapi itulah sepak bola. Kita belum tahu. Apakah besok kita masih bisa tetap mencetak gol dan apakah Arema masih tetap bisa mempertahankan keperawanannya. Inilah daya tarik yang harus kita terus di dalam latihan, bagaimana caranya pasti di dalam satu tim punya kekuatan, pasti ada kelemahan. Nah itu yang sedang kita terus, kelemahan itu yang nantinya kita harus explore dari daerah-daerah yang memang titik lemahnya mereka,” ujarnya lagi.

Terkait data dan prediksi pertandingan, Widodo tak mau berkomentar banyak soal rekor pertemuan Persita dan Arema di masa lalu.

“Ya waktu itu kan bukan saya pelatihnya. Jadi saya gak tahu. Waktu itu saya melatih tim lain. Ya sepak bola itu berkembang lah. Pastinya prediksi itu memang kadang-kadang bisa lain di dalam, pertandingan, habis pertandingan. Jadi saya kira prediksi itu boleh-boleh aja, enggak masalah. Tapi yang terpenting itu kita akan
lihat besok hasil pertandingan saja,” pungkasnya.

Sementara itu, perwakilan pemain Persita, Andre Agustiar Prakoso menyebut ia dan rekan-rekannya sudah mempersiapka diri sebaik mungkin seperti di pertandingan lainnya. Yang penting, kekompakan jadi fokus utama Andre Cs saat bermain besok.

“Kalau persiapan sih tidak ada persiapan. Normal aja seperti biasa. Yang penting kerja keras dan menjaga kekompakan tim. Secara seperti yang Coach instruksikan, bisa bermain dengan kombinasi sama teman-teman. Saya percaya dengan teman-teman. Kita harus kompak dalam bermain. Pasti kita bisa menghasilkan hasil yang positif,” ujar pemilik nomor punggung 16 ini.(Humas Persita/zie)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed