by

Awali Series 3, Persita Ekstra Waspada

SLEMAN (OneBanten) – Menuntaskan Series Dua di peringkat kedelapan, Persita langsung berbenah untuk persiapan laga pekan kedua belas sekaligus laga perdana BRI Liga 1

2021/2022 Series Ketiga.

Tak tanggung, Persita langsung menjamu tim yang kini tengah memuncaki klasemen sementara, Bhayangkara FC, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta pada Kamis, 18 November 2021.

Sebelum memulai persiapan Series Ketiga, skuad Persita terlebih dahulu diliburkan demi memberi kesempatan untuk seluruh skuad bertemu dengan keluarga mereka.

“Kami berharap dengan adanya kesempatan libur itu mereka mengawali Seri Ketiga ini dengan fresh dan dengan kebugaran yang memang kita perlukan,” ujar Widodo Cahyono Putro, Pelatih Kepala Persita Tangerang pada Rabu, 17 November 2021.

Widodo yang sudah mengarsiteki Persita sejak tahun 2019 ini mengaku menaruh respek pada Bhayangkara sebagai tim besar yang memuncaki klasemen sementara.

“Yang pasti Bhayangkara, respek juga kami ke Bhayangkara. Mereka sudah menduduki peringkat satu. Kami sudah mengetahui karena kami juga pernah uji coba dengan mereka tetapi itu tahun lalu. Tapi kami melihat progres yang cukup bagus buat Bhayangkara. Kami sudah mewaspadai siapa siapa pemain yang memang perlu kami waspadai saat mereka masuk ke pertahanan kita. Jadi instruksi apapun saya kembalikan lagi kepada pemain. Bagaimana menghadapi mereka besok karena selama ini kita latihan juga sudah fokus untuk menghadapi Bhayangkara,” ujarnya lagi.

Meski begitu, Widodo mengakui jika timnya tidak bisa diturunkan secara penuh untuk pertandingan penting besok. Ada beberapa pemain yang dipastikan tidak bisa merumput.

“Untuk Adam Mitter saya mau melihat sampai kesiapan sampai besok pagi. Karena tadi juga di dalam OT dia ikut latihan dan tidak full ikut latihan. Jadi saya akan lihat sampai besok pagi. Untuk Alex sejauh ini saya belum, dia masih ada problem dan masalah, dalam kendala, jadi saya kira belum bisa diturunkan. Saya sudah mengasih arahan kepada manajemen di Persita bagaimana tindak selanjutnya untuk Alex. Pastinya yang jelas Edo yang tidak bisa. Terus Rifky dan Adit yang ikut di TNI,” kata Widodo.

Menghadapi tim dengan skuad mewah, Persita tidak kecil hati. Namun modal kewaspadaan jadi kunci utama perjuangan Persita besok.

“Bhayangkara ini secara tim tidak terpaku siapapun yang mencetak gol tidak terpaku pada satu pemain. Jadi dari lini depan, lini tengah, lini belakang, mereka mampu untuk mencetak gol. Jadi saya kira, komposisi pemain dan pemain siapa yang harus kita waspadai, semua harus kita waspadai. Terutama juga yang bisa masuk ke pertahanan kita. Jadi itu yang itu. Jadi harus ekstra, ekstra waspada,” tambah pelatih kelahiran 8 November 1970 ini.

Tidak ada yang tidak mungkin di sepak bola. Meskipun secara peringkat Persita berada jauh di bawah Bhayangkara, tapi bukan berarto Persita maju ke medan perang tanpa senjata dan persiapan.

“Saya respek Bhayangkara bisa menduduki puncak. Tapi di sepak bola itu ada hal yang tidak bisa dipastikan. Bahwa besok kita sebelum bertanding, kita pasti menang, kita pasti begini, itu tidak. Kita nanti bagaimana perkembangan individu setiap pemain itu akan mempengaruhi ke dalam tim. Jadi saya yakin, saya percaya, bahwa pemain-pemain kami juga akan mampu dalam setiap pertandingan,” jelasnya.

Terakhir, Widodo pun menyampaikan pasti ada sisi kelemahan Bhayangkara yang bisa dimanfaatkan anak asuhannya besok untuk bisa mencuri poin.

“Untuk mencetak gol bagaimana ya, nanti dilihat situasi di pertandingan. Saya kan tidak tahu juga, ada sisi lah, tim ada sisi kelebihan pasti ada sisi kelemahan. Bhayangkara pun bisa dikalahkan dengan tim-tim lain dan bisa kemasukan. Jadi sisi-sisi kelemahan itu yang nanti kita mungkin akan kita eksploitasikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Muhammad Toha, bek kanan Persita mewakili rekan-rekannya juga mengungkapkan kesiapan untuk laga penting esok hari.

“Untuk kesiapan dan persiapan dari
teman-teman insyaAllah pada kondisi sehat semua dan siap insyaAllah untuk pertandingan besok. Kalau untuk diwaspadai pasti adalah ya karena setiap tim pasti punya pemain yang menonjol. Jadinya kita dari staf pelatih juga sudah dapat intruksi dan arahan bagaimana mewaspadai dari tim lawan,” tutupnya.(Rls)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed