by

Guru Honorer Belum Gajian, PGRI Kabupaten Tangerang Desak Pemerintah

KABUPATEN TANGERANG (OneBanten) — Guru honorer di Kabupaten Tangerang dikabarkan belum menerima gajih hingga pertengahan Januari 2021. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tangerang prihatin dan mendesak pemerintah agar secepatnya mencairkan gaji, lantaran banyak kebutuhan guru yang harus terpenuhi.

Kepala Sekolah SMAN 4 Kabupaten Tangerang Dedi Haryadi membenarkan sudah setengah bulan para guru honorer belum mendapat gaji. Ia pun belum mengetahui persis sejauh mana adanya keterlambatan tersebut.

“Biasanya ga ada kendala, rutin di awal bulan gajian dan pengajuan diakhir bulan sebelumnya. Tapi bulan ini pengajuan terkahir hari ini,” ujar Dedi, Jumat, 15 Januari 2021.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Tangerang, Bibing Sudarman mengatakan, melihat kondisi seperti ini pihaknya merasa cukup prihatin.

Menurutnya, suka atau tidak suka mayoritas guru tidak memiliki cadangan keuangan yang banyak. Dalam hal ini, kata Bibing, PGRI Kabupaten Tangerang mendorong kepada pemerintah untuk memprioritaskan gaji para guru honorer yang sangat dibutuhkan di masa pandemi saat ini.

“Bagaimana pun kebutuhan tidak bisa digantikan oleh hal lain. Apalagi kebutuhan yang bersifat primer, kebutuhan utama yang tidak ada gantinya,” kata Bibing.

Ia memaparkan, dengan belum turunya gaji, sangat dimungkinkan para guru terpaksa meminjam uang kesana-kemari untuk memenuhi kebutuhan hidup. Kata Bibing, PGRI Kabupaten Tangerang menegaskan dan mendesak agar pemerintah melirik supaya kebutuhan para guru bisa terpenuhi.

“Kecuali penghasilannya cukup mumpuni dan bisa saving untuk bulan berikutnya,” ungkapnya.

Bibing mengungkapkan, walaupun memang setiap bulan di awal tahun kerap mengalami keterlambatan seperti ini, namun ia menyayangkan atas keterlambatan yang berlebihan seperti yang terjadi saat ini.

“Kalau sampai seminggu yah bisa kita toleransi,” pungkasnya.

Terkait penyebab pasti, kata Bibing, pihaknya belum mengetahui karena belum mendapat informasi dari dinas terkait. “Apapun masalahnya, baik dari pusat maupun daerah, kita berharap jangan sampai diperlambat,” tegasnya.(zie)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed