Menu

Mode Gelap
Diduga Berkelahi, Santri Ponpes di Jayanti Meninggal Dunia Perkuat Komitmen, DPRD Teken Pakta Integritas dengan Kejari Kabupaten Tangerang Ratusan Anak Ikuti BIAN di Kelurahan Kelapa Dua Tersangka Kasus Pupuk Kembalikan Uang Negara Rp110 Juta FOPKIA dan PWI Kabupaten Tangerang Teken MoU

TANGERANG RAYA · 17 Jan 2022 04:40 WIB ·

Tiga Rumah di Kabupaten Tangerang Roboh Akibat Gempa


 Tiga Rumah di Kabupaten Tangerang Roboh Akibat Gempa Perbesar

KABUPATEN TANGERANG (OneBanten) – Akibat gemba magnitudo 6,6 di kedalaman laut 10km, Sumur, Pandegelang, Provinsi Banten pada Jumat, 14 Januari 2022 lalu. Tiga rumah di Kabupaten Tangerang mengalami kerusakan hingga roboh.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Abdul Munir mengatakan, ada tiga rumah yang mengalami kerusakan parah akibat guncangan gempa bumi dan ditambah terpaan angin kencang.

Dua rumah di Kecamatan Sukadiri dan satu rumah di Kecamatan Rajeg. Tepatnya di Kampung Sukadiri, Desa Sukadiri, Kecamatan Sukadiri, lalu di Kampung Kondang, Desa Mekar Kondang, Kecamatan Sukadiri, dan di Kampung Jawaringan, Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg.

“Ada tiga yang mengalami rumah roboh, dua di Kecamatan Sukadiri, dan satu lagi di Kecamatan Rajeg, ” kata Munir kepada wartawan, Minggu, 16 Januari 2022.

Ia mengungkapkan, yang mengalami rusak berat hanya ada dua rumah saja. Yaitu, milik Agus Ishak warga Kampung Sukadiri RT 05, RW 02, Desa Sukadiri, Kecamatan Sukadiri dan milik Nurtan warga Kampung Jawaringan, Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg.

“Yang mengalami kerusakan berat hanya dua, yaitu milik Ishak warga Kecamatan Sukadiri dan Nurtan warga Kecamatan Rajeg,” ungkapnya.

Menurutnya, sebelumnya kondisi rumah milik Nurtan ini memang sudah dikatakan kurang layak, sehingga terjadi gempa bumi disertai angin kencang, rumah tersebut langsung roboh.

Beruntung, ketika terasa gempa bumi Nurtan beserta 1 istri dan 7 anaknya langsung keluar rumah, sehingga ketika rumah roboh tidak menimpah mereka. Hanya saja, saat ini Nurtan tidak memiliki tempat tinggal lagi. Begitu juga dengan Ishak, saat ini rumah semata wayangnya ini telah hancur akibat gempa tersebut.

“Tidak ada korban jiwa, hanya saja pemilik rumah mengalami kerugian materil, kedua korban gempa, yang rumahnya roboh ini telah mengungsi di rumah saudaranya,” jelasnya.

Sementara itu, warga Kampung Jawaringan, Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg, Nurtan (korban) menambahkan, dirinya sangat mengharapkan bantuan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk memperbaiki rumahnya. Pasalnya, rumah yang saat ini sudah rata dengan tanah itu merupakan rumah semata wayangnya untuk beristirahat bersama keluarganya.

“Sekarang numpang dirumah saudara, akibat gempa kami tidak punya tempat tinggal lagi. Kami berharap ada bantuan bedah rumah,” tandasnya.(Zie)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jelang HUT RI Ke 77, Kelurahan Kelapa Dua Gelar Lomba Kebersihan Lingkungan Antar RW

13 August 2022 - 04:21 WIB

PWI Kabupaten Tangerang Peduli ‘Berbagi Untuk Negeri’

11 August 2022 - 03:59 WIB

Berikan Pengetahuan Tupoksi Wartawan, PWI Kabupaten Tangerang Gelar Literasi Media

9 August 2022 - 04:17 WIB

Perkuat Komitmen, DPRD Teken Pakta Integritas dengan Kejari Kabupaten Tangerang

4 August 2022 - 13:59 WIB

Ratusan Anak Ikuti BIAN di Kelurahan Kelapa Dua

3 August 2022 - 06:17 WIB

FOPKIA dan PWI Kabupaten Tangerang Teken MoU

28 July 2022 - 06:55 WIB

Trending di TANGERANG RAYA