Menu

Mode Gelap
Diduga Berkelahi, Santri Ponpes di Jayanti Meninggal Dunia Perkuat Komitmen, DPRD Teken Pakta Integritas dengan Kejari Kabupaten Tangerang Ratusan Anak Ikuti BIAN di Kelurahan Kelapa Dua Tersangka Kasus Pupuk Kembalikan Uang Negara Rp110 Juta FOPKIA dan PWI Kabupaten Tangerang Teken MoU

TANGERANG RAYA · 10 Mar 2022 08:05 WIB ·

PSEL Akan Dibangun, 2.000 Ton Sampah Bakal Terolah Setiap Harinya


 PSEL Akan Dibangun, 2.000 Ton Sampah Bakal Terolah Setiap Harinya Perbesar

KOTA TANGERANG (OneBanten) – Setelah dicanangkan dan dipersiapkan sejak 2016 lalu. Pemerintah Kota Tangerang akhirnya siap merealisasikan penerapan Proyek Strategis Nasional (PSN) pada Pengolahan Sampah Energi Listrik atau PSEL. Kota Tangerang menjadi salah satu dari 12 kota kabupaten se-Indonesia dan kota pertama di Provinsi Banten yang menjalani PSN ini.

Hal ini, ditandai secara resmi usai Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama pembangunan dan pengoperasian PSEL, dengan PT Oligo Infra Swarna Nusantara yang turut dihadiri Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Tihar Sopian mengungkapkan ini menjadi kontrak jangka panjang selama 25 tahun kedepan. Sebagai tahap awal, DLH dan PT Oligo Infra Swarna Nusantara akan mempersiapkan berbagai perencanaan, desain hingga izin-izinnya.

“Sejak 2016 segala regulasi, payung hukum, kaidah hukum, teknis dan lainnya dipersiapkan. Proses tanda tangan kemarin, menjadi progress nyata, dan kita segera bergerak lagi agar segera terealisasikan,” ungkap Tihar, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (10/3/22).

Ia pun mengungkapkan, nantinya PSEL di Kota Tangerang akan berlokasi di dua tempat yaitu TPA Rawa Kucing dan Jatiuwung dengan kapasitas total pengolahan sampah mencapai 2.000 ton per harinya. Dengan itu, 1.500 ton sampah yang masuk ke TPA Rawa Kucing setiap harinya dapat dikelola dengan baik lewat teknologi PSEL.

“TPA Rawa Kucing dengan luas 34,8 hektar dengan ketinggian sampah mencapai 17 meter dinilai sudah membutuhkan pengolahan secara teknologi. 2008 lalu Kota Tangerang menjadi kota terkotor, kemudian bisa menjadi Adipura, sekarang akan membangun PSEL dan harapannya Kota Tangerang dapat menjadi kota pengolahan sampah terbaik,” harapnya.

Lanjutnya, tentu hal ini membutuhkan kerjasama semua pihak, baik masyarakat maupun seluruh stakeholder terkait. Dengan itu, selama PSEL dibangun masyarakat Kota Tangerang diimbau untuk terus melakoni pengolahan sampah yang selama ini sudah berlangsung. Salah satunya, sedekah sampah hingga gerakan bank sampah.

“Ayo terus bekerjasama dan bahu membahu untuk membangun Kota Tangerang yang lebih bersih lagi,” imbaunya.(Rls)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jelang HUT RI Ke 77, Kelurahan Kelapa Dua Gelar Lomba Kebersihan Lingkungan Antar RW

13 August 2022 - 04:21 WIB

PWI Kabupaten Tangerang Peduli ‘Berbagi Untuk Negeri’

11 August 2022 - 03:59 WIB

Berikan Pengetahuan Tupoksi Wartawan, PWI Kabupaten Tangerang Gelar Literasi Media

9 August 2022 - 04:17 WIB

Perkuat Komitmen, DPRD Teken Pakta Integritas dengan Kejari Kabupaten Tangerang

4 August 2022 - 13:59 WIB

Ratusan Anak Ikuti BIAN di Kelurahan Kelapa Dua

3 August 2022 - 06:17 WIB

FOPKIA dan PWI Kabupaten Tangerang Teken MoU

28 July 2022 - 06:55 WIB

Trending di TANGERANG RAYA