Menu

Mode Gelap
Diduga Berkelahi, Santri Ponpes di Jayanti Meninggal Dunia Perkuat Komitmen, DPRD Teken Pakta Integritas dengan Kejari Kabupaten Tangerang Ratusan Anak Ikuti BIAN di Kelurahan Kelapa Dua Tersangka Kasus Pupuk Kembalikan Uang Negara Rp110 Juta FOPKIA dan PWI Kabupaten Tangerang Teken MoU

TANGERANG RAYA · 20 Apr 2022 13:39 WIB ·

Kejari Kabupaten Tangerang Sosialisasikan Pakem Guna Deteksi Aliran Sesat


 Kejari Kabupaten Tangerang Sosialisasikan Pakem Guna Deteksi Aliran Sesat Perbesar

KABUPATEN TANGERANG (OneBanten) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang melibatkan seluruh instansi terkait di daerah itu untuk mendeteksi keberadaan ajaran aliran menyimpang atau sesat yang dapat merugikan diri sendiri dan merusa kaidah.

Kepala Kajari Kabupaten Tangerang, Nova Eliza Siregar mengatakan, bahwa dalam upaya pencegahan tersebut akan melakukan deteksi dini dan sosialisasi melalui program Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem) yang digagasnya.

“Kami meminta kerjasamanya diharapkan warga untuk segera melaporkan bila ada kegiatan mencurigai di tengah masyarakat,” katanya.

Ia menuturkan, pada penyampaian program Pakem tersebut turut melibatkan melibatkan forum inspirasi kerukunan umat beragama (FKUB), unsur Intelejen TNI/Polri, MUI, Camat dan Kepala Desa.

“Tentunya dalam hal ini kami akan memberikan penguatan dan melakukan preventif terhadap aliran-aliran keagamaan atau kepercayaan yang bisa saja menyimpang dari ajarannya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pakem merupakan kegiatan pengawasan terhadap aliran kepercayaan atau keagamaan yang berkembang dalam sosial masyarakat khususnya yang diindikasikan menyimpang. Baik itu adanya penodaan, menghina atau merendahkan suatu aliran kepercayaan di sewaktu agama tertentu sehingga dapat menimbulkan rasa kebencian serta permusuhan dalam kerukunan hidup beragama.

“Saat ini dari laporan warga ada aliran di Desa Jeunjing Kecamatan Cisoka, namun guru besarnya sudah meninggal dunia,” ungkapnya.

Ia pun menambahkan, jika pihaknya saat ini menindaklanjuti langkah tegas menyangkut keberadaan adanya ajaran-ajaran sesat di tengah masyarakat khususnya di Kabupaten Tangerang.

“Tetap kami akan melakukan penyelidikan terhadap aliran di Desa Jeunjing Cisoka, untuk mencegah agar tidak berkembang,” tandasnya.(zie)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jelang HUT RI Ke 77, Kelurahan Kelapa Dua Gelar Lomba Kebersihan Lingkungan Antar RW

13 August 2022 - 04:21 WIB

PWI Kabupaten Tangerang Peduli ‘Berbagi Untuk Negeri’

11 August 2022 - 03:59 WIB

Berikan Pengetahuan Tupoksi Wartawan, PWI Kabupaten Tangerang Gelar Literasi Media

9 August 2022 - 04:17 WIB

Perkuat Komitmen, DPRD Teken Pakta Integritas dengan Kejari Kabupaten Tangerang

4 August 2022 - 13:59 WIB

Ratusan Anak Ikuti BIAN di Kelurahan Kelapa Dua

3 August 2022 - 06:17 WIB

FOPKIA dan PWI Kabupaten Tangerang Teken MoU

28 July 2022 - 06:55 WIB

Trending di TANGERANG RAYA