by

Kajari Kabupaten Tangerang Gagal Divaksin

KABUPATEN TANGERANG (OneBanten) — Sebanyak 10 orang pejabat Kabupaten Tangerang menjalani vaksinasi yang bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang, Kamis, 28 Januari 2021.

Penyuntikkan diawali dari Wakil Bupati Tangerang Mad Romli, Kajari Kabupaten Tangerang Bahrudin, Kasdim 0510/Trs Mayor Arh I Wayan Kariana, Sekda Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail, Kepala Pengadilan Agama Tigaraksa Sodikin, Kepala Kemenag Kabupaten Tangerang Dedi Mahfudin, Kasat Binmas Polresta Tangerang Kompol Teguh Wahyudi, Ketua MUI Kabupaten Tangerang KH. Uwes Nawawi Ghofar dan terakhir Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

Pantauan di lokasi, dalam pelaksanaan vaksinasi, Kajari Kabupaten Tangerang Bahrudin gagal mendapat vaksin, lantaran tensi darah tinggi. Akhirnya ia memutuskan meninggalkan ruang vaksinasi.

Wakil Bupati Tangerang Mad Romli mengatakan, untuk menjawab khawatiran masyarakat atas efek vaksin covid-19 sinovac, unsur koordinasi pimpinan daerah Kabupaten Tangerang menjalani vaksinasi. Kata Mad Romli, Kabupaten Tangerang mendapatkan alokasi vaksin sebanyak 22.200 dosis yang akan dibagikan secara bertahap.

“Vaksin telah didistribusikan kepada 88 layanan kesehatan yang terdiri dari 44 puskesmas, 24 rumah sakit, dan 20 klinik di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.

Adapun, kata dia, jumlah tenaga kesehatan (nakes) yang sudah mendapatkan vaksin sebanyak 1.664 orang yang masih terus berlangsung hingga saat ini. Ia menuturkan, jumlah kasus covid-19 di Kabupaten Tangerang sudah mencapai 6.388 kasus. Jumlah pasien yang meninggal dunia sebanyak 141 orang dan angka kesembuhan mencapai 91 persen yakni 5.873 orang.

“Seluruh jajaran forum koordinasi pimpinan daerah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus mendukung gerakan vaksinasi covid-19. Demi terwujudnya masyarakat Kabupaten Tangerang yang sehat dan produktif,” paparnya.

Dengan adanya vaksinasi ini, kata Mad Romli, jangan sampai mengurangi pelaksanaan protokol kesehatan dan gerakan 4 M. Namun, kata dia, protokol kesehatan dan program 4 M ini terus digalakkan seiring dengan pemberian vaksin kepada seluruh elemen masyarakat.

“Semoga vaksinasi ini berhasil agar kehidupan kita kembali normal seperti sedia kala,” tutupnya.(zie)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed