by

Dua Tenaga Kesehatan di Kabupaten Tangerang Meninggal Akibat Covid-19

KABUPATEN TANGERANG (OneBanten) — Akibat diserang Covid-19, dua orang tenaga kesehatan di Kabupaten Tangerang dikabarkan meninggal dunia. Keduanya meninggal usai menjalani perawatan di rumah sakit swasta di Kabupaten Tangerang dan DKI Jakarta.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang, Dokter Hendra Tarmidzi mengatakan, untuk saat ini sebanyak 261 orang tenaga kesehatan (nakes) yang terdiri dari dokter, perawat baik ASN maupun non ASN positif menderita Covid-19. Hendra melanjutkan, dari 261 nakes dua diantaranya dinyatakan meninggal dunia.

“Ada dua nakes yang dinyatakan meninggal akibat Covid-19 pada bulan November dan Desember 2020,” ujarnya, Senin 1 Februari 2021.

Hendra menjelang, sebelum meninggal akibat Covid-19 kedua nakes tersebut bergejala dan telah menjalani perawatan di ruang ICU pada rumah sakit swasta di Kabupaten Tangerang dan DKI Jakarta. Saat terserang Covid-19, kata Hendra, keduanya, telah memiliki sebuah penyakit penyerta yaitu serangan jantung.

“Satu lelaki dan satu perempuan. Satu orang dirawat di RS Ciputra Hospital dan satu lagi di rumah sakit swasta di DKI Jakarta,” pungkasnya.

Hendra enggan membeberkan secara detail dimana keduanya bekerja. Namun Hendra hanya menyebutkan keduanya bekerja di salah satu puskesmas yang berada di Kabupaten Tangerang. Selain itu, saat ditanya berapa jumlah ASN Kabupaten Tangerang yang dinyatakan positif Covid-19, Hendra mengaku tidak mengetahui.

“Untuk ASN Kabupaten Tangerang ada berapa yah. Sayang ga terlalu fokus mencatat,” jelasnya.

Hendra mengungkapkan, up-date terkini Vaksinasi yang diberikan kepada tenaga kesehatan terhitung sejak 25-31Januari 2021 sebanyak 4.917 tenaga kesehatan yang berhasil divaksin. Ia pun menargetkan dari 11 ribu tenaga kesehatan di Kabupaten Tangerang bisa mendapatkan vaksin hingga akhir Februari 2021.

“Sekitar 20 persen gagal divaksin dari jumlah nakes yang telah mendapatkan vaksin. Hal itu, disebabkan karena adanya penyakit penyerta dan sudah pernah terkonfirmasi Covid-19,” tutupnya.(zie)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed