Menu

Mode Gelap
Diduga Berkelahi, Santri Ponpes di Jayanti Meninggal Dunia Perkuat Komitmen, DPRD Teken Pakta Integritas dengan Kejari Kabupaten Tangerang Ratusan Anak Ikuti BIAN di Kelurahan Kelapa Dua Tersangka Kasus Pupuk Kembalikan Uang Negara Rp110 Juta FOPKIA dan PWI Kabupaten Tangerang Teken MoU

TANGERANG RAYA · 11 Feb 2021 10:35 WIB ·

Pemkot Tangsel Siapkan Zona Penyebaran Covid-19 di Tingkat RT/RW


 Pemkot Tangsel Siapkan Zona Penyebaran Covid-19 di Tingkat RT/RW Perbesar

KOTA TANGSEL (OneBanten) — Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro atau PPKM mikro di Jabodetabek berlaku hingga 22 Februari 2021. Penetapan itu merupakan arahan dari Presiden Joko Widodo.

Menindaklanjuti arahan Presiden, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan Instruksi Mendagri Nomor 3 Tahun 2021.

Aturannya memuat tentang pelaksanaan PPKM mikro dan pembentukan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan dalam rangka pengendalian Covid-19. Selain itu, pemerintah daerah juga wajib memetakan zona penyebaran Covid-19 hingga tingkat RT.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengatakan, pihaknya telah mengikuti rapat koordinasi penanganan Covid-19 se-Jabodetabek yang harus ditempuh pemerintah daerah dalam pelaksanaan PPKM mikro.

Menurutnya, sesuai instruksi Mendagri Nomor 3 Tahun 2021, penangan di wilayah Jabodetabek bersifat menyeluruh yang akan terfokus pada RT dan RW.

“Saat ini kami sedang memetakan zonasi pada 2.900 RT dan 729 RW di Tangsel yang akan masuk ke dalam zona merah, oranye, kuning, dan hijau. Pembagian zona tersebut sedang disusun oleh Sekda dan jajarannya. Hasilnya sangat bisa untuk dipublikasi,” ujarnya, Kamis, 11 Februari 2021.

Ia mengungkapkan, bahwa Kampung Tangguh Jaya menjadi titik temu penanganan Covid-19 dari berbagai stakeholder. Bertujuan, agar bisa tangguh dalam hal ekonomi, agama, sosial, budaya dan keamanan.

“Di Kampung Tangguh itu terhimpun menjadi satu lokasi,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya sangat mengharapkan agar kampung tangguh ini dimanfaatkan secara optimal. TNI dan Polri telah mempersiapkan sumber daya manusia untuk menjadi set-presure di lapisan bawah dan siap didayagunakan.

Pada PPKM mikro ini, Benyamin berharap agar Satgas di tingkat RT/RW bisa melakukan banyak hal. Bukan hanya sekedar menegakkan sanksi, melainkan juga melakukan tracking dan tracing masyarakat yang terpapar Covid-19, khususnya pasien orang tanpa gejala (OTG).

“Setelah ditemukan, maka dilakukan penanganan dalam skala mikro. Mulai dari isolasi mandiri dan menjamin suplai kebutuhan makanan yang diperlukan,” ungkapnya.

Benyamin menjelaskan, apabila isolasi mandiri tidak bisa dilakukan oleh pasien Covid-19, lanjutnya, Satgas Covid-19 di tingkat bawah ini secara berjenjang akan mengirimkan pasien ke rumah lawan Covid-19.

“Camat dan Lurah juga kita tegaskan agar intensif memantau progres di tingkat bawah,” ujarnya.(zie)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Zaki Ingatkan Masyarakat Akan Bahaya Sampah

15 August 2022 - 09:08 WIB

Pimpin Apel Pagi, Sekda Bagikan Simbolis Bendera Merah Putih

15 August 2022 - 08:59 WIB

Jelang HUT RI Ke 77, Kelurahan Kelapa Dua Gelar Lomba Kebersihan Lingkungan Antar RW

13 August 2022 - 04:21 WIB

PWI Kabupaten Tangerang Peduli ‘Berbagi Untuk Negeri’

11 August 2022 - 03:59 WIB

Berikan Pengetahuan Tupoksi Wartawan, PWI Kabupaten Tangerang Gelar Literasi Media

9 August 2022 - 04:17 WIB

Perkuat Komitmen, DPRD Teken Pakta Integritas dengan Kejari Kabupaten Tangerang

4 August 2022 - 13:59 WIB

Trending di TANGERANG RAYA